Rabu, 28 Maret 2018 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Prodi PBJ UMY) kembali kedatangan lima mahasiswa Tokushima University. Kelima mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Kedokteran Gigi yang mengikuti program pertukaran pelajar atas kerja sama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Tokushima University. Dengan adanya kerja sama antara kedua universitas, selain Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Prodi PBJ pun memperoleh kesempatan untuk menyelenggarakan pembelajaran bahasa Jepang bersama kelima mahasiswa tersebut. Sonda Sanjaya, S.S., M.Pd. selaku Kaprodi PBJ UMY memandang untuk kesempatan kali ini harus lebih dimanfaatkan lebih baik lagi dengan pembelajaran di kelas yang lebih terstruktur agar manfaat yang dirasakan oleh mahasiswa Prodi PBJ UMY dan mahasiswa Tokushima University lebih banyak.

 

Kedatangan mahasiswa dari Tokushima University ke Prodi PBJ UMY adalah kali kedua. Pada 2017 mahasiswa Tokushima University dilibatkan dalam perkuliahan Jugyo Keikaku (Perencanaan Pembelajaran) di Prodi PBJ UMY. Pada kali ini, mahasiswa Tokushima University yang datang dilibatkan dalam perkuliahan Chujokyu Moji Goi (Kosakata dan Huruf Jepang Tingkat Menengah-Atas) yang diampu Dedi Suryadi, M.Ed. Ph.D. Pada perkuliahan yang disertai kelima mahasiswa tersebut dilakukan dengan presentasi berkelompok. Mahasiswa Prodi PBJ UMY yang memperoleh giliran presentasi menjelaskan beberapa tema seperti cara menghafal kanji, kuis kanji, Kelompok yang tidak melakukan presentasi menyimak dan memberikan feedback kepada kelompok yang melakukan presentasi. Kelima mahasiswa Tokushima University dilibatkan ke masing-masing kelompok untuk memberikan masukan kepada kelompoknya dan masukan kepada kelompok yang melakukan presentasi. Dengan demikian, mahasiswa Prodi PBJ UMY dapat memperoleh masukan untuk mengetahui cara lain yang dinilai efektif untuk menghafal kanji.

 

Sebagian besar pembelajaran dilakukan dengan bahasa Jepang. Dengan demikian, mahasiswa Prodi PBJ UMY berkesempatan lebih untuk melatih kemampuan berbicara bahasa Jepang dan berinteraksi secara langsung dengan native speaker. “Melalui kegiatan ini ada beberapa hal yang dapat diperoleh yaitu, mahasiswa Prodi PBJ dapat mempersiapkan perkuliahan lebih baik, belajar bahasa Jepang dengan lebih menyenangkan, dan termotivasi untuk belajar lebih giat hingga dapat pergi ke Jepang “ Dedi menambahkan.

 

Sonda Sanjaya menyatakan bahwa kegiatan akademik internasional di Prodi PBJ UMY pada tahun ajaran ini bertambah jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat bertambah lagi di Prodi PBJ UMY agar mahasiswa Prodi PBJ UMY dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang juga suasana akademik internasional di Prodi PBJ UMY semakin bertambah.