Bridging Course PBJ UMY 2018

November 13, 2018 oleh : admin

Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Prodi PBJ UMY) kembali menyelenggarakan kegiatan Bridging Course dengan tema “Melalui kesadaran diri menjadi mahasiswa yang Unggul dan Islami”. Tema ini dipilih agar mahasiswa dapat mengasah softskill, khususnya keterampilan seputar “self-awareness”. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih memahami kekurangan maupun kelebihan diri dan menjadikannya sebagai modal untuk mengembangkan kepribadian yang unggul dan islami sebagaimana maksud dari visi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Kegiatan Bridging Course dilaksanakan selama tiga hari yaitu, pada hari Selasa (6/11) sampai dengan hari Kamis (8/11). Kegiatan Bridging Course kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena diselenggarakan di dua tempat. Hari pertama, Bridging Course dilaksanakan di Amphiteather gedung KH. Ibrahim E6 kampus terpadu UMY. Kegiatan yang dilaksanakan di kampus UMY terbagi menjadi 3 sesi acara, sesi pertama berisi tentang materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang disampaikan oleh Endro Dwi Hatmanto, Ph.D. Kemudian, sesi kedua berisikan materi dan simulasi refleksi diri yang disampaikan oleh dosen PBJ UMY yang dibagi menjadi tiga kelas. Yang terakhir adalah sesi ketiga berisi materi dengan tema “Mulai dari Akhir” yang disampaikan oleh Ahmad Nugraha Bayu Mukti, M.Ba.

Kegiatan pada hari kedua yang bertempat di Karangasri, Turi, Sleman, Yogyakarta berisikan materi tentang perkenalan antar mahasiswa, refleksi diri dan pentas seni oleh mahasiswa. Ketiga acara tersebut ditujukan agar seluruh mahasiswa dapat saling mengenal satu sama lain. Kemudian pada hari ketiga sebagai hari terakhir dari seluruh rangkaian kegiatan Bridging Course, dilaksanakan kegiatan outbond yang dipandu oleh para instruktur dari ARTERI. Tujuan dari kegiatan outbond ini adalah agar seluruh mahasiswa memiliki kemampuan untuk dapat memecahkan sebuah masalah dengan cara bekerja sama yang didukung dengan sikap saling gotong-royong, tidak mementingkan diri sendiri dan menyadari serta bertanggung jawab terhadap peranan masing-masing.

Bridging Course sebagai sarana mahasiswa dalam membangun softskill diselenggarakan setiap tahun dengan tema yang bervariasi. Kegiatan Bridging Course kali ini pun berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari mahasiswa. Diharapkan untuk ke depannya, mahasiswa tetap antusias dalam mengikuti kegiatan Bridging Course berikutnya guna membangun keterampilan softskill yang dapat digunakan saat terjun ke dunia kerja maupun ketika bermasyarakat.