Japanese Language Proficiency Test (JLPT) atau yang lebih dikenal dengan Nihongo Noryoku Shiken (日本語能力試験) merupakan ujian kemampuan bahasa Jepang yang perlu diikuti oleh pembelajar bahasa Jepang bahkan wajib oleh mahasiswa yang mengambil studi bahasa Jepang. Bahkan di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (Prodi PBJ) UMY, keikutsertaan JLPT merupakan syarat untuk mengikuti sidang skripsi. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dorongan agar alumni Prodi PBJ UMY memiliki kompetensi bahasa Jepang yang dibutuhkan stakeholder.

JLPT yang terdiri dari lima level yaitu N5 (level dasar), N4, N3, N2, dan N1 (level tertinggi) memiliki standar kelulusan yang berbeda. Masing-masing level menunjukkan kemampuan bahasa Jepang dan setiap stakeholder menetapkan standar level yang berbeda. Sebagian besar perusahaan Jepang di Indonesia cenderung menetapkan N3 sebagai syarat lamaran pekerjaan. Oleh karena itu, Prodi PBJ UMY pun menetapkan kebijakan agar mahasiswa sudah mengikuti dan diharapkan sudah lulus N3 sebelum lulus kuliah.

Pelaksanaan JLPT dilakukan secara serempak di dunia dan sejak tahun 2009 diselenggarakan sebanyak dua tahun sekali yaitu minggu pertama Juli dan minggu pertama Desember. Penyelenggaraan JLPT di Indonesia pun tersebar di berbagai tempat dan Daerah Istimewa Yogyakarta selalu terpilih menjadi salah satu tempat penyelenggaraan JLPT pada Desember.

Melihat kebutuhan dan kesempatan yang ada, Prodi PBJ perlu mengambil langkah agar mahasiswa Prodi PBJ memiliki kompetensi bahasa Jepang yang mumpuni. Sehingga para stakeholder tertarik untuk merekrut alumni Prodi PBJ UMY. Langkah yang diambil adalah penyelenggaraan Pelatihan JLPT 2018. Pelatihan JLPT ini ditujukan untuk mahasiswa internal Prodi PBJ UMY dimulai dari mahasiswa tingkat satu hingga tingkat akhir dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Jepang dan memenuhi kebutuhan para stakeholder. Pelatihan pun terdiri dari empat level yaitu Pelatihan N5 untuk mahasiswa yang baru memiliki dasar bahasa Jepang, Pelatihan N4 untuk mahasiswa yang sudah memiliki kompetensi bahasa Jepang dasar lanjutan, Pelatihan N3 untuk mahasiswa yang sudah memiliki kompetensi bahasa Jepang menengah, dan Pelatihan N2 untuk yang sudah memiliki kompetensi bahasa Jepang menengah lanjutan.

Pelatihan JLPT kali ini diadakan pada Oktober hingga November 2018 dan dibuka pada 10 Oktober 2018. Pelatihan dilakukan sebanyak delapan kali pertemuan dan diakhiri dengan Try Out yang diselenggarakan sebelum pelaksanaan JLPT. Harapannya, dengan adanya pelatihan JLPT yang diselenggarakan Prodi PBJ dapat memberikan dasar dan modal kepercayaan diri juga membantu untuk mempersiapkan diri untuk menempuh JLPT sehingga mahasiswa Prodi PBJ menjadi mahasiswa berkompetensi bahasa Jepang yang dibutuhkan oleh banyak stakeholder.