DSC_0264Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang pada kamis (10/03) kembali mendapatkan kunjungan dari Kinjo Gakuin University yang merupakan salah satu universitas wanita di Jepang, setelah kunjungannya yang pertama pada Maret 2015. Rombongan dari Kinjo Gakuin University tersebut terdiri dari 23 mahasiswi dan satu dosen. Dalam kunjungannya, kedua belah pihak melakukan pertukaran budaya yang mewakili budaya masing-masing negara dan dirangkum dalam agenda Culture Forum atau Bunka Forum.

Kepala Prodi PBJ UMY, Sonda Sanjaya, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Culture Forum ini bertepatan dengan Nihongo no Hi (Japanese Day) yang ditetapkan sebagai hari wajib berbahasa Jepang oleh Nikigakka (Himpunan Mahasiswa PBJ UMY) pada setiap hari kamis. Ia menjelaskan bahwa dengan bertemu mahasiswi asli Jepang, mahasiswa PBJ UMY akan lebih terlatih dalam kemampuan berbahasa Jepangnya. “Oleh Karena itu, ini kesempatan yang tepat bagi mahasiswa PBJ UMY untuk menggunakan dan meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang. Dan semoga dengan diselenggarakannya kegiatan Culture Forum ini, UMY dan Kinjo Gakuin University sebagai representasi dari Indonesia dan Jepang, bisa menjalin persabahatan di antara kedua Negara,” jelas Sonda.

Agenda Culture Forum yang diadakan di Ruang Sidang gedung A.R. Fakhrudin A lantai 5 tersebut juga disemarakkan dengan penampilan dari mahasiswi Kinjo Gakuin University dengan mementaskan tarian ala idol group yang saat ini tengah tenar di Jepang. Berbeda pada kunjungan tahun sebelumnya yang banyak mengenalkan institusi, manga (komik Jepang), anime, musik dan lagu-lagu populer Jepang. Pada kunjungan kali ini, para mahasiswi Kinjo Gakuin University lebih menunjukkan pada video kegiatan tahun sebelumnya yang mereka lakukan selama berada di Indonesia. Selain itu mereka juga mengenalkan pop culture Jepang seperti Purikura (Purinto Kurabu) yang berarti klub foto box.

Tidak mau ketinggalan dari para mahasiswi asal Jepang, dalam Bunka Forum mahasiswa PBJ UMY juga memperkenalkan budaya Indonesia kepada Jepang dengan mempersembahkan Tari Sigeh Pengunten, tari tradisional asal Lampung dan Tari Kenui Kipas, tari tradisional asal Sumatera Selatan. Sehingga kedua negara dapat menikmati budaya satu sama lain. Di akhir acara, kedua belah pihak melakukan pertukaran souvenir yang antara lain seperti manga, buku berbahasa jepang, CD musik-musik Jepang dan lain-lain.

Setelah Culture Forum selesai, rombongan Kinjo Gakuin University berekreasi ke Candi Borobudur didampingi 21 mahasiswa PBJ UMY. Dengan demikian, selain mengunjungi situs budaya yang termasuk ke dalam world heritage, para mahasiswi Jepang juga bisa berinteraksi dengan mahasiswa Indonesia. Selain itu, mahasiswa PBJ UMY juga berkesempatan untuk menjalin pertemanan sembari mengaplikasikan bahasa Jepang yang telah dipelajari.