whatsapp-image-2016-10-16-at-03-31-47Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ) Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FPB-UMY), kembali menyelenggarakan kuliah umum dengan mendatangkan langsung narasumber yang berasal dari Jepang. Kuliah umum yang diselenggarakan pada Jum’at (14/10) yang lalu di Ruang Sidang AR. Fachruddin A lantai 5 ini, menghadirkan Mr. Koji Oikawa, Kepala lembaga dari Oikawa Camp sebagai pembicaranya.

Dalam rilis yang diterima Biro Humas UMY pada Senin (17/10) disebutkan bahwa dalam kesempatan tersebut, Mr. Oikawa menyampaikan materi tentang metodologi pembelajaran Kaiwa (percakapan) kepada mahasiswa PBJ UMY angkatan 2013 dan 2014. Selain itu, materi lain yang disampaikannya berkaitan tentang apa yang harus dilakukan mahasiswa sebelum belajar bahasa Jepang, serta materi tentang Aisatsu (persalaman).

Menurut Sonda Sanjaya, Ketua Prodi PBJ UMY, Mr. Oikawa sendiri sudah kali keduanya datang ke UMY. Sebelumnya Mr. Oikawa datang ke UMy pada April 2015 yang lalu untuk berkunjung dan menjadi pembicara dalam kegiatan Benkyoukai (Forum Ilmiah Pengajar Bahasa Jepang) ASPBJ Korwil Jateng – DIY. “Pada kesempatan saat ini, Mr. Oikawa kembali datang ke UMY untuk memberikan kuliah umum dengan kegiatan dan target audiens yang berbeda. Dalam kuliah umum kali ini yang dibahas adalah tentang metodologi Kaiwa, persiapan mahasiswa sebelum belajar bahasa Jepang dan tentang Aisatsu (persalaman). Kuliah umum kali ini juga tidak hanya diikuti oleh mahasiswa saja tapi juga diikuti oleh dosen-dosen PBJ,” ujarnya.whatsapp-image-2016-10-16-at-03-31-44

Sonda juga menyampaikan bahwa kuliah umum tersebut dikhususkan bagi mahasiswa PBJ angkatan 2013 dan 2014. Hal itu dikarenakan kedua angkatan tersebut sudah menerima mata kuliah kependidikan terutama metodologi pembelajaran bahasa Jepang. “Melalui kuliah umum ini harapannya mahasiswa tingkat III dan IV bisa memperoleh input, khususnya wawasan metodologi pembelajaran Kaiwa (percakapan). Di samping itu, karena saat ini Mr. Koji Oikawa sedang menyusun agenda untuk mempersiapkan pelatihan khusus bahasa Jepang selama seminggu di berbagai negara, yang akan dimulai tahun 2017, kami berharap semoga PBJ UMY bisa terpilih menjadi salah satu institusi yang diberi pelatihan tersebut. Sehingga PBJ UMY di masa depan dapat menjadi pusat pembelajaran bahasa Jepang yang baik,” jelasnya.

Sementara itu, mahasiswa PBJ UMY angkatan 2013, Yuli Fitri dan Bagas Yunus mengaku sangat senang dengan diadakannya kuliah umum tersebut. Selain itu, keduanya juga mengakui jika cara penyampaian dari Mr. Oikawa sangat menarik sehingga mendapatkan banyak respon positif dari para mahasiswa. “Untuk pertama kalinya saya bertemu dengan dosen yang sangat luar biasa seperti beliau. Dan hal ini menginspirasi saya untuk bisa menjadi seperti beliau,” imbuh Bagas.